Membuat Terrain 3D pada Project Unity
Halo semuanya, di kesempatan kali ini saya akan memberikan tutorial bagaimana membuat Terrain 3D pada project Unity. Terrain merupakan arena permainan yang biasanya berupa hamparan dengan texture tanah, rumput, pasir, bebatuan atau air. Pada terrain umumnya juga terdapat model gunung, lembah, pohon dan sebagainya. Sebagai sebuah game engine yang terintegrasi, Unity telah dilengkapi dengan world editor yang sangat lengkap, kita tidak perlu lagi bersusah payah hanya untuk membuat terrain utama dalam game.
Langsung saja kita mulai, pertama buka software Unity 3D kalian. Kemudian buatlah project baru di Unity dan pastikan project yang digunakan adalah Game 3D. Jika project sudah dibuat, import package standar Unity. Ada 2 cara untuk melakukan import package Unity. Cara pertama menggunakan window Asset Store, import menggunakan cara ini mewajibkan kita terhubung ke Internet karena Unity akan langsung mengakses https://assetstore.unity.com/ dan menampilkannya pada window ini. Kita bisa melakukan pencarian dan langsung klik import di Asset yang kita pilih, dengan sekejap Unity akan meletakkan Asset pada project yang sedang kita buat.
Tetapi pada pertemuan kali ini, kita akan menggunakan cara yang kedua yaitu import package langsung dari komputer. Cara kedua ini mewajibkan kita sudah memiliki Package Assets yang sudah kita unduh di https://assetstore.unity.com/. Cara ini memungkinkan kita melakukan impor tanpa terhubung ke internet.
Pada kesempatan kali ini saya akan menggunakan 2 asset yang tersedia secara gratis yang bisa kalian dapatkan di https://assetstore.unity.com/ yaitu Standard-Assets dan RealisticTerrain. Berikutnya kita akan lanjutkan dengan asumsi kalian sudah berhasil melakukan import package RealisticTerrain dan Standard-Assets. Proses ini membutuhkan waktu yang cukup lama, tergantung spesifikasi komputer yang digunakan.
Pertama, kalian klik menu Assets > Import Package > Custom Package kemudian pilih package yang akan kalian import.
Berikut tampilan saat melakukan import.
Setelah proses impor selesai, tambahkan sebuah terrain dengan cara klik menu GameObject > 3D Object > Terrain. Jika tidak terjadi kesalahan, maka sebuah terrain kosong berukuran 500x500 pixel akan muncul.
Klik tombol Terrain Setting pada panel Terrain di tab Inspector yang akan menampilkan menu tambahan baru untuk pengaturan terrain aktif. Kemudian atur Resolution Terrain Width dan Terrain Length menjadi 1000x1000.
Selanjutnya klik tombol Paint Terrain pada panel Terrain di tab inspector yang akan menampilkan menu tambahan baru untuk mewarnai terrain aktif, kemudian pilih Paint Texture. Klik Edit Terrain Layers > Create Layer pilih salah satu texture yang ada, misalnya saja texture Grass alias rumput berwarna hijau. Setelah texture dipilih, maka terrain yang semula berwarna putih akan berubah menjadi hijau. Lakukan hal yang sama dan tambahkan sebuah texture lain, misalnya yang berwarna coklat. Pada panel Brushes, pilih salah satu brush yang kalian suka, pilih texture yang kedua yang berwarna coklat, setelah itu warnai terrain tadi. Caranya klik dan drag saja menggunakan mouse pada terrain sesuka hati. Kalian juga dapat bereksperimen dengan menggunakan texture dan brush yang lain. Ukuran brush dapat juga diatur menggunakan slider, masih di panel yang sama.
Selanjutnya klik tombol Paint Terrain kemudian pilih Raise or Lower Terrain pada panel Terrain di tab Inspector yang akan menampilkan tambahan baru untuk mengubah ketinggian terrain aktif, hal ini bisa digunakan untuk membuat pegunungan pada terrain.
Cukup klik pada texture dan secara otomatis, terrain akan naik dengan sendirinya. Gunakan Shift+klik untuk menurunkan ‘gunung’. Kombinasi antara brush yang berbeda dapat membuat tampilan gunung semakin bervariasi.
Selanjutnya klik Paint Trees pada tab Terrain di tab Inspector yang akan menampilkan menu tambahan baru untuk pembuatan pepohonan. Klik Edit Trees, pada kotak dialog Add Tree, klik browse, pilih salah satu pohon yang ada dan klik Add. Kita bisa menambahkan beberapa pohon ke dalam Trees supaya ada lebih dari satu jenis pohon di Terrain yang kita buat.
Lakukan cara yang sama seperti sebelumnya, klik dan drag untuk membuat pohon tumbuh di mana-mana.
Klik Paint Details pada panel Terrain di tab Inspector yang akan menampilkan menu tambahan baru untuk pembuatan rumput. Klik Edit Details, pada kotak dialog Add Grass Texture, klik browse, pilih salah satu texture rumput yang ada dan klik Add. Dengan cara yang sama seperti menanam pohon, kita sekarang pun bisa menanam rumput. Perbedaannya, rumput hanya akan tampil jika posisi kamera berada pada jarak yang cukup dekat, sehingga jangan heran jika posisi kamera terlalu jauh di atas terrain, rumput kadang tidak terlihat.
Selanjutnya membuat danau. Caranya, dari folder Environment cari folder Water dan pilih folder Prefabs. Pilih salah satu prefabs water dan tarik langsung pada Scene. Atur posisi dan ukurannya menggunakan gizmo seperti halnya mengatur GameObject.
Selanjutnya kita akan memasukkan karakter ke dalam Terrain, caranya cari folder Characters, lalu expand folder FirstPersonCharacter, dan pilih folder Prefabs. Masukkan RigidBodyFPSController ke dalam Scene. Atur posisi menggunakan gizmo seperti mengatur GameObject lain, tempatkan sedikit di atas terrain, hal ini perlu agar GameObject tidak tenggelam ke dalam jurang tak berujung di area Scene karena prefab ini dapat dipengaruhi oleh gravitasi.
Terakhir, jalankan Game. hanya dalam hitungan menit kita berhasil membuat scene landscape. Membangun sebuah game menggunakan Unity seperti menyusun puzzle, sudah tersedia Asset yang sangat banyak, tinggal kita menyusunnya menjadi sebuah game.
Jika terdapat error, kalian bisa melihat pada tab Console kemudian mencoba menyelesaikan masalah tersebut.
Kesimpulan, pada kesempatan kali ini kita telah membahas cara membuat Terrain 3D. Kalian bisa membuat apapun dengan Terrain 3D ini seperti model pedesaan, medan peperangan, dan masih banyak lagi. Tentunya kalian membuat apapun dengan memanfaatkan imajinasi kalian.
Semoga apapun yang kita dapat di kesempatan kali ini menjadi manfaat dan berkah untuk kita semua. Pembuatan artikel ini masih jauh dari kata sempurna, kurang lebihnya mohon maaf. Terima kasih.
Note: Penulisan artikel ini sebagai salah satu bentuk tugas pada mata kuliah Pemrograman Permainan di Universitas Budi Luhur. Silahkan kunjungi website kampus kami di https://www.budiluhur.ac.id.













Komentar
Posting Komentar